Jumat, 26 November 2010

Pelabuhan

Berbisnis dapat dilakukan di suatu daerah baik tempatnya berada di daerah pantai, daratan maupun pegunungan. intinya adalah mendapatkan profit yang sebesar-besarnya dengan memperhitungkan kerugian yang minimal. Saya bekerja di suatu Perusahaan dimana Operasional kegiatannya berada di daerah pelabuhan. sehingga saya merasa perlu membagi pengalaman saya untuk membuat kegiatan bisnis di pelabuhan sebagai objek didalam berwirausaha dan berbisnis.

Pelabuhan adalah salah satu objek dalam melakukan kegiatan bisnis. terdapat berbagai jenis bisnis di dalam Pelabuhan. Berikut akan kita cari tahu kegiatan bisnis yang terdapat di pelabuhan.

A. Pengertian Pelabuhan
 Pelabuhan adalah tempat berlabuh atau bertambatnya kapal untuk melakukan bongkar muat barang dan hewan, naik turun penumpang dari moda transportasi darat ke moda transportasi laut dan sebaliknya.

B. Fungsi Pelabuhan
     1. Tempat Pertemuan
          Pelabuhan memiliki fungsi yaitu tempat pertemuan antara moda transportasi darat dan laut. kemudian   dalam kegiatan tersebut timbul kepentingan-kepentingan seperti : Bea & cukai, Syahbandar, Bank, Leveransir, dll.

      2. Mata Rantai Transportasi
          Pelabuhan sebagai Mata Rantai Transportasi dikarenakan Pelabuhan adalah tempat yang menghubungkan antara pelabuhan satu dengan pelabuhan yang lain. dimana pelabuhan berlabuh di satu pelabuhan, kemudian berlabuh di satu pelabuhan yang lain, dan seterusnya.

       3. Gateway
           Pintu masuk suatu kapal kepada daerah yang ditujunya adalah pelabuhan, sehingga Pelabuhan adalah pintu masuk kapal dari suatu Negara.

       4. Entitas Industri
           Pelabuhan jga sangat berperan dalam menunjang kegiatan pengiriman barang-barang yang telah di produksi oleh suatu industri kepada pelabuhan konsumen yang dituju. sehingga Pelabuhan merupakan Entitas Industri.

        5. Pendukung kegiatan Industri dan sebagai kawasan industri.



C. JENIS LAYANAN JASA KEPELABUHANAN
       a. Jasa Kapal.
           1. Jasa Labuh : Pungutan yang dikutip terhadap Kapal yang berkunjungan dan menggunakan perairan pelabuhan.
           2. Jasa Tambat : Dikenakan terhadap kapal yang bertambat pada pelabuhan.
           3. Jasa Tunda : Dikenakan terhadap kapal yang panjang melebihi 70m yang berolah gerak di pelabuhan.
           4. Jasa Pandu : Dikenakan terhadap kapal yang beratnya melebihi 150 GRT atau lebih wajib melakukan pemanduan.
           5. Jasa Kepil : untuk pekerjaan mengikat, melepas, menarik tali menali kapal, menggunakan atau tidak motor kepil.

       b. Jasa Barang.
          1. Jasa Barang : Dikenakan terhadap setiap barang yang dibongkar/dimuat dari / ke atas kapal misalnya : Peti kemas, Barang yang tidak dikemas dengan peti kemas, Hewan.
          2. Jasa Penumpukan : Dikenakan terhadap setiap barang yang ditumpuk di dalam gudang atau lapangan. Jasa penumpukan dihitung mulai saat pembongkaran pertama dari party barang yang bersangkutan sampai barang dikeluarkan dari gudang/lapangan dan sebaliknya.
   
       c. Jasa Alat
             Jasa Alat di gunakan didalam proses bongkar muat barang, petikemas, dalam kegiatan proses penumpukan.

       d. Jasa Rupa-rupa.
            Pungutan sebagai biaya penambahan pendukung pelabuhan maupun lapangan. misalnya sewa tanah, pelabuhan, terminal, parkir dll.

           Berikut beberapa pandangan terhadap kegiatan bisnis di dalam pelabuhan. Berikutnya, saya akan coba menerangkan penjabaran dari tiap-tiap jasa di dalam pelabuhan. Semoga pembahasan saya dapat menambah ilmu dan pengetahuan kita mengenai kegiatan pelabuhan. dan sebagai objek bisnis yang tepat d dalam berwirausaha.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar