Rabu, 31 Juli 2013

Teriris

Dalam kesalahan...
Tatkala gelap gulita menjadi sukma kelamnya nurani....
Bercampur aduk dalam kemurnian sepi...
sendiri...

Malam punya arti buat dia yang hidup...
Melayangkan Senja Tipis ketika kenangan indahnya duniawi...
lupakan Akhirat....
Semua terasa seperti kiasan...
Ya... Seperti Kiasan atau memang sebuah kiasan Sejati?

Sang Maha sungguh Adil...
Saat Hitam berdampingan dengan Putih...
Saat Gelap sejalan dengan Terang...
Namun Egois menciptakan sebuah Karikatur Klasik....
Harus menjadi Putih!
Lupakan Hitam!

Lihatlah bagaimana Kehidupan Berjalan....
Rotasi itu Bergerak, tanpa harus berhenti Introspeksi mundur...
Dari senja lubuk hati...
Teriris...


karya : Wahyu A.S.

( Kamis, 01 Agustus 2013, Pkl 00.14 Wib )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar